Musik, Kuliner, dan Kreativitas Menyatu di Kumala Sound Project 2024

img

Penampilan Donne Maula pada Kumala Sound Project. (pic : tanty)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kumala Sound Project 2024 sukses menyedot ribuan penonton pada Jumat (13/12/2024) malam. Festival ini tak hanya menjadi ajang perayaan musik, tetapi juga ruang bagi puluhan pelaku UMKM kuliner dan kreativitas lokal untuk tampil dan memanjakan pengunjung. 

 

Keramaian mulai terasa sejak pukul 16.00 WITA. Puluhan stand kuliner yang disediakan di area festival menjadi daya tarik bagi para penonton, menciptakan suasana yang hangat dan meriah. 

 

Penampilan Donne Maula menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Membawakan beberapa lagu hits, termasuk Dunia Tipu-Tipu yang ia ciptakan bersama Yura Yunita, Donne berhasil memikat hati masyarakat Tenggarong.

 

Bahkan lagu-lagunya seperti Bercerita Lewat Kata sebagai sebuah lagu yang penuh makna berhasil mengundang antusiasme penonton untuk ikut bernyanyi bersama. Sehingga mengundang suasana penuh haru.

 

Kemudian, suasana semakin semarak saat D'Masiv tampil sebagai bintang utama. Membawakan deretan lagu populer seperti Cinta Sampai di Sini, Pergilah Kasih, hingga Jangan Menyerah, band yang sudah berkarir selama 22 tahun ini mampu membuat ribuan penonton larut dalam nostalgia.

 

Tak hanya itu, lagu baru mereka yang masuk dalam album ke 8nya yang berjudul Rindu Tak Pernah Jelas juga dibawakan untuk pertama kalinya di Kabupaten Kutai Kartanegara. 

 

"Setiap lagu yang kami ciptakan ternyata begitu menyentuh hati para penonton. Mendengar suara mereka bernyanyi bersama adalah kebahagiaan tersendiri," ujar Rian Ekky Pradipta, vokalis D'Masiv disela saat menyapa para penonton.

 

D'Masiv menjadi penutup sempurna di hari pertama Kumala Sound Project 2024, namun festival ini belum berakhir.

 

Setelah itu pada Sabtu (14/12/2024), festival akan kembali menampilkan musisi-musisi berbakat seperti Bombonska-q, Eksmus Semanda, Rivera, Surya Whyd, Voice, Meiska, hingga Iqbal Ramadhan (Baale). 

 

Plt Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), saat diwawancarai awak media mengungkapkan Kumala Sound Project 2024 bukan hanya sebuah festival musik, tetapi juga wadah bagi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat Tenggarong untuk bersinar.

 

“Dengan antusiasme yang begitu besar, festival ini menjadi bukti bahwa musik dapat menyatukan ribuan hati dalam satu harmoni” katanya.

Sugiarto berharap melalui festival yang pertama kali di gelar di Pulau Kumala ini dapat menjadikan Pulau Kumala sebagai destinasi wisata pilihan di Kukar. Dirinya juga berencana ke depanya festival-festival serupa akan sering di gelar di lokasi tersebut. (Tan)